PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Hingga kini saat Kota Pekanbaru masih dikelilingi aneka sampah rumah tangga. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terkesan tak mampu mengatasi sampah ini. Kondisi ini bisa berdampak pada hattrick kegagalan Pemko meraih Piala Adipura.
Demikian disampaikan oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza, Politisi PKB ini juga menilai Dinas Lingkungan Hidup dan Keberhasilan (DLHK) dengan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru tak sejalan dalam upaya untuk mempertahankan buruh sampah yang ditugaskan untuk membersihkan Pekanbaru dari sampah, ditambahkan lagi perhatian untuk mempertahankan kesejahteraan pun tidak sama.
‘’Kita sangat yakin Pemko Pekanbaru hattrick kegagalan meraih Adipura,’’ ungkap Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza SH MH, Jumat (24/3/2017).
Selain itu, Zaidir juga sudah mencium kegagalan itu. Karena memang tidak ada kesamaan antara Dinas dengan Sekko untuk membuat Pekanbaru bersih. ‘’Buruhnya dalam tekanan perumahaan alias pecat oleh Pemko sendiri,’’ tuturnya.
Seharusnya, kata Zaidir Pemko bisa berkaca pada pengalaman. Sampah bertebaran di setiap sudut, tanpa ada upaya mencarikan solusi. Ada solusi dari Dinas, namun tidak didukung.
‘’Harus jadi pembelajaran dan antara Dinas dan Sekko harus sinkron lah bagaimana buruh sampah ini bisa diberi semangat, bila perlu berikan reward kepada buruh ini," terangnya.
Saat ini, Zaidir melihatnya, buruh sampah itu bekerja tidak nyaman, karena berada dalam dilema, antara masih dipekerjakan atau tidak, dan tidak ada yang memperjuangkan kecuali dinasnya sendiri.
‘’Kita sangat miris, perhatian Pemerintah Kota terhadap buruh sampah ini kurang, kesejahteraan mereka diabaikan, dan kita sangat miris melihatnya,’’ katanya lagi.
Disebutkan Zaidir, oleh karena saat ini tampuk pemerintahan berada di tangan Pj Walkota Pekanbaru Edwar Sanger yang dibantu oleh Sekko Pekanbaru M Noer MBS, tidak bisa berbuat banyak. Maka itu dia berharap pada kepemimpinan Walikota pilihan rakyat yang dalam waktu dekat akan segera dilantik kembali untuk kedua kalinya memimpin Pekanbaru, Firdaus - Ayat.
‘’Kita sangat berharap kepada Firdaus-Ayat nanti bisa membenahi persoalan sampah ini. Benahi betul-betul sesuai dengan harapan, dan saya yakin Firdaus bisa, karena sudah punya pengalaman,’’ tuturnya. (halloriau)